Deskripsi Produk
Combined Gearbox (worm Gearbox & planetary gearbox)
Data teknis:
1. Ratio range: 3.15-9N. M
4. Output speed: 0.425-445 r/min
5. Structure mode: Possibility of flange, foot, or shaft mounting solutions
Characteristic:
1. Wide and comprehensive range of N series for industrial applications
2. Low speed shaft design: Cylindrical with key, splined, hollow with shrink disc or splined hollow shaft
3. Rigid and precise nodular cast iron casing
4. Low noise running, high manufacturing quality standard
5. High and reliable performance, load capacity and low speed shaft bearing
| Perbandingan | 3.15:1 to 9000:1 |
| Reduction Stages | up to 6 reduction stages in 1 gearbox |
| Nominal Output Torque | up to 800,000N.m |
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Aplikasi: | Industry |
|---|---|
| Kekerasan: | Mengeras |
| Type: | Circular Gear |
| Diameter: | up to 885mm |
| Bahan: | Besi cor |
| Manipulate Way: | Robotics |
| Contoh: | US$ 1000/Piece 1 Buah (Minimum Pemesanan) | |
|---|
| Kustomisasi: | Tersedia | Permintaan Khusus |
|---|

Can a Worm Gearbox Be Used in Heavy-Duty Machinery?
Yes, a worm gearbox can be used in heavy-duty machinery and is often chosen for such applications due to its inherent characteristics and advantages:
- Transmisi Torsi Tinggi: Worm gearboxes are known for their ability to transmit high torque loads, making them suitable for heavy-duty machinery that requires significant power transmission.
- Load Distribution: The design of worm gears provides robust load distribution and excellent contact between the worm and worm wheel teeth. This enhances their load-carrying capacity, making them capable of handling heavy loads without premature wear or failure.
- Desain Ringkas: Worm gearboxes are compact and offer high reduction ratios in a single stage. This allows for the reduction of high input speeds to lower output speeds, often required in heavy-duty machinery.
- Overload Protection: Worm gears have a natural self-locking feature, which means the gear cannot be easily back-driven by external forces. This feature provides inherent overload protection, preventing damage to the gearbox and machinery in cases of sudden load spikes.
- Smooth Operation: Worm gearboxes offer smooth and steady operation, which is crucial for heavy-duty machinery where precision and controlled movement are essential.
However, when considering the use of a worm gearbox in heavy-duty applications, it’s important to ensure proper engineering and sizing. The design should account for factors such as load, speed, duty cycle, lubrication, and temperature to ensure optimal performance and longevity.
Overall, worm gearboxes are well-suited for heavy-duty machinery across various industries, including mining, construction, manufacturing, and more.

Bagaimana Cara Menghitung Kecepatan Input dan Output pada Gearbox Cacing?
Menghitung kecepatan input dan output pada gearbox cacing melibatkan pemahaman rasio gigi dan prinsip-prinsip reduksi gigi. Berikut cara Anda dapat menghitung kecepatan tersebut:
- Kecepatan Masukan: Kecepatan input (N)1) adalah kecepatan roda gigi penggerak, yang dalam hal ini adalah roda gigi cacing. Biasanya informasi ini diberikan oleh pabrikan atau dapat diukur secara langsung.
- Kecepatan Output: Kecepatan keluaran (N)2) adalah kecepatan roda gigi penggerak, yaitu roda gigi cacing. Untuk menghitung kecepatan keluaran, gunakan rumus:
N2 = N1 / (Z1 * Saya)
Di mana:
N2 = Kecepatan keluaran (rpm)
N1 = Kecepatan input (rpm)
Z1 = Jumlah gigi pada roda gigi cacing
i = Rasio roda gigi (rasio jumlah gigi pada roda gigi cacing terhadap jumlah ulir pada cacing)
Penting untuk dicatat bahwa gearbox cacing dirancang untuk reduksi gigi, yang berarti kecepatan output lebih rendah daripada kecepatan input. Selain itu, efisiensi gearbox, gesekan, dan faktor lain dapat memengaruhi kecepatan output aktual. Menghitung kecepatan input dan output sangat penting untuk memahami kinerja dan kemampuan gearbox cacing dalam aplikasi tertentu.

Persyaratan Pelumasan untuk Kotak Gigi Cacing
Pelumasan sangat penting untuk menjaga kinerja dan umur pakai gearbox cacing. Berikut adalah pertimbangan utama untuk melumasi gearbox cacing:
- Jenis Pelumas: Gunakan pelumas berkualitas tinggi dan berviskositas tinggi yang dirancang khusus untuk gearbox cacing. Gearbox cacing membutuhkan pelumas dengan aditif yang memberikan pelumasan yang tepat dan mencegah keausan.
- Interval Pelumasan: Ikuti rekomendasi pabrikan mengenai interval pelumasan. Periksa suhu dan kondisi oli gearbox secara berkala untuk menentukan frekuensi pelumasan yang optimal.
- Level Oli: Pertahankan level oli yang tepat untuk memastikan pelumasan yang efektif. Terlalu sedikit oli dapat menyebabkan pelumasan yang tidak memadai, sementara terlalu banyak oli dapat menyebabkan panas berlebih dan pembuihan.
- Titik Pelumasan: Identifikasi semua titik pelumasan pada gearbox, termasuk permukaan roda gigi cacing dan roda gigi roda. Oleskan pelumas secara merata untuk memastikan cakupan yang lengkap.
- Suhu: Perhatikan suhu operasi gearbox. Beberapa pelumas memiliki batas suhu, dan suhu ekstrem dapat memengaruhi viskositas dan kinerja pelumas.
- Kebersihan: Jaga kebersihan gearbox dan area sekitarnya untuk mencegah masuknya kontaminan ke dalam pelumas. Gunakan filtrasi dan segel yang tepat untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
- Pemantauan: Pantau suhu, tingkat kebisingan, dan getaran gearbox secara berkala untuk mendeteksi tanda-tanda pelumasan yang tidak memadai atau masalah lainnya.
Pelumasan yang tepat akan mengurangi gesekan, keausan, dan panas yang dihasilkan, sehingga memastikan pengoperasian gearbox cacing yang lancar dan efisien. Selalu rujuk panduan pabrikan untuk spesifikasi dan interval pelumasan.


editor by CX 2024-03-06